Selebintang.com — “Harusnya Aku” adalah lagu Armada dari album Pagi Pulang Pagi (2014). Rilisan itu tercatat di Apple Music , sementara vi...
Selebintang.com — “Harusnya Aku” adalah lagu Armada dari album Pagi Pulang Pagi (2014). Rilisan itu tercatat di Apple Music, sementara video lirik resmi Emotion Entertainment diunggah pada 2019. Tanggal unggah video tersebut bukan tanggal pertama lagunya dirilis.
Siapa pencipta “Harusnya Aku”?
Dalam keterangan video lirik resmi, label menyebut Rizal sebagai pencipta. Armada membawakan lagu ini, dan katalog Apple Music menempatkannya dalam album Pagi Pulang Pagi. Dua sumber itu menjelaskan asal rekaman tanpa perlu mengandalkan dugaan mengenai proses kreatif di balik layar.
Apa cerita lagu “Harusnya Aku”?
Lagu ini mengambil sudut pandang seseorang yang berharap berada di sisi orang yang dicintainya, sementara kenyataannya orang tersebut bersama orang lain. Emotion Entertainment menggambarkannya sebagai perasaan kehilangan yang mendalam dan kebutuhan untuk menerima keadaan. Judulnya menyaring konflik utama ke dalam dua kata: “harusnya aku” menyatakan harapan yang tidak menjadi kenyataan.
Perasaan dalam lagu tidak harus dijadikan teladan untuk setiap hubungan. Tokoh pencerita tampak terluka oleh pilihan orang lain; pendengar dapat memahami rasa kecewanya tanpa menganggap bahwa ia memiliki hak menentukan pasangan orang tersebut. Inilah perbedaan antara membaca emosi sebuah lagu dan menyimpulkan fakta tentang kehidupan pribadi anggota band.
Mengapa lagu ini masih terasa kuat?
Pengulangan gagasan “seharusnya” memberi kesan pikiran yang kembali ke kemungkinan lain: bagaimana jika keputusan berbeda diambil? Banyak lagu patah hati membahas perpisahan yang sudah terjadi, sedangkan “Harusnya Aku” menyoroti posisi seseorang yang tidak terpilih. Tafsir ini berasal dari cerita yang dihadirkan lagu, bukan pengakuan langsung mengenai satu peristiwa nyata.
Dengarkan video lirik dari label resmi atau rekaman albumnya. Bacaan terkait di Selebintang: “Dunia Yang Nanti” dari Raim Laode, yang juga melihat jarak antara perasaan dan keadaan.