Page Nav

HIDE

Selebintang.com

latest

Responsive Ads

TULUS “Hati-Hati di Jalan”: Rilis, Kredit, dan Makna Perpisahan

Selebintang.com — “Hati-Hati di Jalan” hadir dalam album TULUS Manusia pada 3 Maret 2022, menurut katalog Apple Music . Lagu ini berbicara...

Selebintang.com — “Hati-Hati di Jalan” hadir dalam album TULUS Manusia pada 3 Maret 2022, menurut katalog Apple Music. Lagu ini berbicara tentang dua orang yang pernah cocok, lalu harus menerima arah hidup berbeda. Video musik resmi dirilis kemudian, pada 10 April 2022; tanggal video itu tidak menggantikan tanggal rilis lagunya.

Siapa pencipta lagu dan penggarap rekamannya?

Dalam kredit video resmi TULUS, lirik ditulis TULUS. Melodi dan akor diciptakan bersama Ari Renaldi, yang juga memproduseri, mengaransemen, serta menangani mixing dan mastering. Informasi ini menjelaskan pembagian kerja kreatif di balik lagu yang kerap diasosiasikan hanya dengan nama penyanyinya.

Apa cerita “Hati-Hati di Jalan”?

Keterangan resmi video memakai gambaran dua sosok yang pernah dipertemukan dan bahagia, lalu berpisah untuk melanjutkan perjalanan masing-masing. Ungkapan “hati-hati di jalan” terdengar sebagai kepedulian yang tetap ada meskipun kebersamaan berakhir. Tafsirnya bukan janji untuk kembali, melainkan cara mengucapkan selamat tinggal tanpa menghapus nilai pertemuan sebelumnya.

Video garapan Davy Linggar memperluas cerita melalui visual. TULUS dan Davy tercatat sebagai direktur kreatif, sedangkan Davy menjadi sutradara. Ketika menonton, pembaca dapat membedakan tiga lapis: fakta produksi dalam kredit, kisah yang disampaikan video, dan perasaan pribadi yang muncul setelah mendengarnya.

Makna lagu bagi pendengar

Lagu ini dapat dibaca sebagai penerimaan bahwa kecocokan pada satu masa tidak menjamin dua orang akan tiba di tujuan yang sama. Ada kesedihan, tetapi kalimat penutupnya menyisakan hormat kepada orang yang pernah dekat. Itu adalah pembacaan redaksi atas lagu dan materi resminya, bukan keterangan mengenai hubungan pribadi TULUS.

Dengarkan video lirik resmi atau tonton video musik resminya. Untuk bacaan lain tentang cinta yang bertemu batas keadaan, lihat “Dunia Yang Nanti” dari Raim Laode.

Responsive Ads